PENTINGNYA SOFTSKILL UNTUK AKUNTAN DAN AUDITOR (BI-01-SS-12)

Berdasarkan data yang diadopsi dari Havard School of Bisnis, kemampuan dan keterampilan yang diberikan di bangku pembelajaran, 90 persen adalah kemampuan teknis dan sisanya soft skill. Padahal, yang nantinya diperlukan untuk menghadapi dunia kerja yaitu hanya sekitar 15 persen kemampuan hard skill. Dari data tersebut, lanjutnya, dapat menarik benang merah bahwa dalam memasuki dunia kerja soft skill-lah yang mempunyai peran yang lebih dominan.

Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sementara itu, soft skills adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal (Dennis E. Coates, 2006).

Menurut Ramdhani (2008) Soft skill sering juga disebut keterampilan lunak adalah keterampilan yang digunakan dalam berhubungan dan bekerjasama dengan orang lain. Secara garis besar keterampilan ini dapat dikelompokkan ke dalam:

  • Process Skills
  • Social Skills
  • Generic Skills

Setiap profesi dituntut mempunyai hardskill yang khusus, tetapi softskills bisa merupakan kemampuan yang harus dimiliki di setiap profesi . Sesungguhnya Hardskill tanpa diikuti dengan Softskill yang baik tidak akan menghasilkan pekerjaan yang maksimal.

Setelah mengetahui pengertian soft skill dan hard skill berikut ini akan menjelaskan tentang softskill dan hard skill untuk akuntan dan auditor.  Tugas dari akuntan dan editor berbeda tetapi sama-sama dalam satu bidang ekonomi. Auditor adalah seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan atau organisasi. Auditor lebih kepada proses Analistis dimana seorang auditor memfokuskan pada penentuan apakah pencatatan informasi akuntansi yang disiapkan sudah sesuai dengan  kejadian ekonomi yang terjadi selama periode akuntansi dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Sedangkan  akuntan menitikberatkan pada proses membuat laporan keuangan dimana seorang akuntan mencatat, mengkalsifikasikan dan meringkas kejadian-kejadian ekonomi dengan cara yang logis untuk tujuan penyediaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan. Seorang akuntan harus mampu menerapkan pengetahuan profesional dan keterampilannya dalam penyusunan dan penyajian informasi keputusan keuangan dan lainnya yang berorientasi sedemikian rupa untuk dapat membantu manajemen dalam merumusakan kebijakan, perencanaan dan pengendalian pelaksanaan pengoperasian.

Softs skill sangat penting bagi auditor dan akuntan dalam melaksanakan profesi masing-masing seperti:

–  Jujur                                                 – Disiplin

–  Bertanggung Jawab                       –  Ramah

–  Sopan                                              –  Cepat beradaptasi

–  Hardworker                                    –  Teliti

– Cerdas                                              –  Peka

– Empati                                              – Perhatian

– Teamwork                                        – Leadership

–  Loyalitas                                          – Komunikasi

– Critical Observation                        – Problem Solving

– Complication

softskill memberi kontribusi besar dalam mengantarkan seseorang mencapai kesuksesan.  Sesungguhnya Hardskill  diikuti dengan Softskill yang baik  akan menghasilkan pekerjaan yang maksimal  untuk akuntan dan auditor ataupun profesi lainnya.

 

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi_manajemen

http://hafismuaddab.wordpress.com/2010/02/13/pengertian-soft-skill-dan-hard-skill/

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: